Aturan Terbaru 2026: Buku Monograf dan Buku Referensi Kini Bernilai 40 Angka Kredit untuk Dosen, Apa Perbedaannya?
Bagi dosen di Indonesia, publikasi ilmiah bukan hanya menjadi sarana menyebarluaskan ilmu pengetahuan, tetapi juga merupakan bagian penting dalam pengembangan profesi dan jenjang karier akademik. Di antara berbagai bentuk luaran penelitian, buku monograf dan buku referensi menjadi dua jenis karya yang memiliki nilai strategis karena diakui dalam penilaian angka kredit dosen. Pada tahun 2026 , pemerintah menerbitkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 39/M/KEP/2026 tentang Petunjuk Teknis Layanan Pengembangan Profesi dan Karier Dosen . Regulasi ini menjadi acuan terbaru dalam penilaian berbagai kegiatan tridarma, termasuk karya ilmiah yang diterbitkan dalam bentuk buku. Bagi dosen yang sedang merencanakan kenaikan jabatan akademik maupun pengembangan portofolio akademik, memahami perbedaan buku monograf dan buku referensi buk...